Apa itu inspirasi? Jujur, walaupun saya sering pake kata ini dalam kehidupan sehari-hari, saya ga tau apa arti “inspirasi” yang sebenarnya. Menurut KAAR sih (KAAR = Kamus Abal-Abal Rima), inspirasi adalah sesuatu yang membuat seseorang terdorong untuk menentukan dan mengejar visi hidupnya. Sehingga seseorang yang menginspirasi orang lain disebut “inspirator.”
Tapi sepertinya ketimbang “inspirator,” orang-orang lebih suka menyebut orang yang menginspirasi dengan “inspirasi.” Mungkin karena inspirator terlalu terkesan seperti nama alat, hahaha… Atau mungkin juga telinga orang-orang banyak terpengaruh lagu Chicago tahun ’80-an yang judulnya You’re the Inspiration. Sebentar ya, saya nyanyi dulu….
♪ ♫You’re the meaning in my life
You’re the inspiration
You bring feeling to my life
You’re the inspiration ♪ ♫
Beliaulah Dr. Achmad Sjarmidi, yang menginspirasi saya untuk menjadi dosen. Bukan dosen sembarang dosen, tetapi dosen gaul tentunya, ahaha… Satu hal yang paling saya tidak suka dari dosen adalah sikap judgmental mereka terhadap mahasiswa. Hebatnya, Pa Mamid (sapaan akrabnya) tidak begitu. Beliau melihat kualitas seseorang bukan dari nilai akademisnya, tapi dari cara mereka memperoleh nilai tersebut. Sehingga tak heran pada semua mata kuliah yang beliau ajarkan, pendekatan yang dilakukan adalah mengajak mahasiswa berpikir (secara harfiah), bukan “berpikir” yang hanya mendengarkan tetapi konsentrasi belanja ke mana-mana. Sementara mahasiswa lain merasa bete karena “kenyamanan” mereka terganggu, saya justru bersemangat! It’s so fun….!
Lebih kerennya lagi adalah, saya bisa tidak sengaja bertemu beliau pada event-event pergerakan sosial di Bandung. Di saat orang-orang seumuran beliau merasa hal-hal seperti itu sudah bukan urusan mereka lagi karena sudah bukan jamannya, Pa Mamid hadir untuk menginspirasi anak-anak muda.
Satu hal lain yang membuat saya heran adalah, dengan segala kesibukannya ke sana ke mari, beliau masih tetap update dengan dunia musik mancanegara. Pernah di satu kesempatan saat kami survey tempat kuliah lapangan bersama, beliau memperdengarkan musik dengan lagu berbahasa Perancis kepada saya, dia bilang “Ini lagu seksi.” Dan pada perjalanan kembali ke Bandung, saat kami mendengar lagu Britney Spears di radio, beliau berkomentar, “Hebat ya si Britney, bisa bangkit lagi dari keterpurukan.”
Eh…. Sampe tau berita tentang Britney, pak? Wah, bener-bener gaul
*Padahal saya yang anak muda aja saat itu ga tau kalau itu lagu Britney, dan saya juga ga tau kalau Britney sudah bangkit dari keterpurukannya -_-*
Itulah Pa Mamid, dosen yang gaul dan asik. Someday, I want to be just like him: cerdas, gaul, hangat, inspiratif
P.S.: Gambar ini adalah hasil percobaan kali ke-tiga saya belajar menggunakan cat air, dan saya menemui kesulitan dalam mewarna kulit manusia, hahaha… Liat aja tuh hasilnya berantakan. Harusnya sih ga selegam itu kulitnya si bapak, tapi karena warnanya ga rata terus, saya poles-poles lagi.. akhirnya jadi legam banget plus tetep ga rata juga -_- *yah, namanya juga belajar :p*
P.S.S.: Beliau adalah orang yang sama dengan yang saya ceritakan di sini.

gambarnya datang dari Rime… Bagus (pak tino selalu bilang kpd si pengirim gambar, “bagus!” TVRI medio 80-an)
Karena judulnya adalah mendidik, Pa Tino ga mungkin bilang “jelek” hehehe
klo pake warna “cream” gimana kk rima? mungkin akan sedikit putih..atau coklatnya ditmpa putih dikit? -sotoy, danze pasti lebih tau
-
ahh suka mendengar dosen yang seperti itu, karena yang diajarkan bukan hanya pelajaran kuliah, tp juga mendidik pola pikir, dan pelajaran hidup biasanya. ^^
sukses kk rima meraih mimpinya
makasih muthe… sebenernya asalahnya warna krem yang dicampur kuning gading, tapi ceritanya pengen bikin shadow, tapi gagal, hahahaha xD
sukses juga untuk muthe
saya juga sepakat sama rima tentang pak mamid
with the same reason, he was also one of my favorite lecturer, hehe. anyway, good luck reaching ur dream to become a lecturer in the future rim
oya, i am following ur blog, btw
keren dosennya…. -_-
kan Pak Mamid tangannya belang kanan ama kiri (emangnya aku)
hahahahha.
btw, tapi keren juga yah tantangan 30 hari ini, selaen produktif ngegambar, kamu juga produktif mosting jadinya
aku juga mau mbikin tantangan kek gini ah (ikut-ikutan aja!hihihihihi). tapi apa yah..
*mikir*
Dosennya kerenlah…