Tali Pocong Tiruan
April 16, 2008 at 6:23 pm | In film | 20 CommentsAch, film ini benar-benar film tiruan. Coba tilik, dari posternya saja sudah bisa dilihat nilai plagiasinya.

Yang di sebelah kanan adalah poster film Heirloom. Sangat mirip kan?
Dalam segi pemilihan adegan pun, film ini sarat akan plagiasi. Dan tidak tanggung-tanggung, film-film yang ditiru adalah film-film horor yang cukup populer di dunia sampai-sampai dibuat versi Hollywood-nya, yaitu The Ring, The Eye, dan Shutter. Apakah saya harus mendekripsikannya satu-satu? Oke.
Film ini menceritakan tentang “arwah” yan menuntut balas karena tali pocongnya dimusnahkan oleh seseorang. Cerita ini berakhir tragis, yaitu tewasnya Nino (pemeran utama yang mengambil tali pocong) yang terjatuh dari lantai gedung yang sangat tinggi akibat dihantui. Adegan ini sangat persis dengan adegan pada film Shutter, di mana para pemerkosa tewas dengan cara yang sama: jatuh dari lantai yang sangat tinggi.
Setelah Nino tewas, sang “arwah” menghantui Aldo (kakak Nino) dengan cara keluar dari layar televisi. Sangat The Ring bukan?
Lalu, yang mana bagian The Eye? Adalah saat Virni melihat sosok pocong di CCTV lift, padahal tidak terlihat di dunia nyata.
Sebenarnya saya bosan mengeluarkan kata-kata cacian setiap kali menonton film horor Indonesia. Tapi mau bagaimana lagi, saya gemas dengan saratnya plagiasi pada film ini T.T
Silahkan perpanjang daftar caci maki untuk film ini ![]()
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.