Dewa, Dewa 19, dan Queen

Dewa, Dewa 19, dan Queen

Kamulah satu-satunya..
Yang ternyata mengerti aku..
Maafkan aku selama ini ..
Yang sedikit melupakanmu..
Puing-puing janjimu..
Kupugar kembali untukmu..
Segala denyut nadi memanggil…
Kamulah satu-satunya..

Ternyata seorang vokalis memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan sebuah band. Liat aja Dewa 19 yang langsung keilangan banyak fansnya begitu mengganti vokalisnya Ari Lasso jadi Once. Ato ADA Band yang langsung kebanjiran fans dan laku mendadak gara-gara Baim digantiin ma Doni yang cakep. Sepertinya penikmat musik di Indonesia masih memandang sebuah band secara parsial. Kadang mereka menilai sebuah band hanya dari kualitas vokal, padahal kan kualitas musik juga harus diperhatiin. Tapi itu kan up to them, kumaha dinya we lah….

Tanggepan gua masalah Dewa 19? Hm… kalo ditanya masalah lebih suka Ari Lasso ato Once, jelas gua pilih Ari Lasso. Gua ga tau atas dasar apa gua milih dia. Kalo dibilang karena kualitas vokal, ga tau juga, soalnya gua ga ngerti masalah begituan (lagian itu kan tergantung selera orang). Kalo dibilang karena kualitas beungeut, ga juga sih. Dua-duanya ga ada yang cakep, hehe. Mungkin karena gua ngeliat Ari Lasso itu lebih independen daripada Once. Konon Ari keluar dari Dewa 19 gara2 Dani Ahmad yang terlalu ngatur band mereka, begini lah, begitu lah… Dan katanya sebagai insan independen dia ga mau gitu aja diatur2 ma orang, makanya dia keluar dari band. Padahal kan sayang bgt ya.. saat itu mereka lagi sukses2nya.

Di album ‘Bintang Lima’ (album pertama Dewa dengan vokalis Once), Dewa 19 berubah jadi Dewa (Dewa doang ga pake embel-embel 19). Gua kira nih penghilangan angka 19 dari nama Dewa tuh gara2 formasi mereka yang baru. Ini sih pemikiran gua sendiri yang rada-rada sotoy. Emang iya kan… wajar aja ganti nama kalo jumlah personel aslinya lebih dikit daripada personel penggantinya. Tapi ternyata ga gitu loh…

Di album terbaru mereka (album kedelapan) yang berjudul ‘Republik Cinta’ nama Dewa disulap lagi jadi Dewa 19. Haia, kenapa bisa? Jadi begini ceritanya. Dulu nama band ini memang Dewa dan album pertamanya punya judul ‘19’. Jadi orang2 banyak yang nyebut ‘Dewa 19’, dan mereka pikir namanya asyik juga tuh. Bolehlah. Namun pada album ‘Bintang Lima’, label yang menaunginya yaitu Aquarius meminta mereka mengganti nama Dewa 19 jadi Dewa aja. Nah untuk album terakhir yang dinaungin sama label EMI ini, mereka pengen menggunakan nama Dewa 19 lagi. Rencananya nama ini akan dipake seterusnya.

Eh betewe-betewe, menurut gua nih band ngejiplak abis Queen.

Coba aja kamu lantunin potongan lagu “Kamu… seperti hantu…”
Bandingin sama “Jelousy…”
Mirip kan..
Trus denger2 di album Dewa 19 yg terbaru ada lagu yg judulnya …(bla ba bla)… Rhapsody. Gua ga inget judulnya, pokonya belakangnya ada Rhapsody-nya. Queen banget ga sehhh…?

Kalo kata kalian gimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s