Monyet-monyetan

Baru balik dari Jkt, kota yang sumpek dan pengap. Wah, Bandung jadi terasa dingin beginih yah.. Jadi pengen ngopi nih, apalagi kalo ngopinya sama *tingtong-tingtong* (sensor).

Jkt ya Jkt… Bdg ya Bdg.. jangan disamakan, karena memang berbeda konturnya, beda orang-orangnya, dan beda juga jumlah orang miskinnya. Gua lebih sering merasa miris ketika di kota Jkt daripada Bdg. Gembel lebih bertebaran, perumahan kumuh lebih menggila, cuman satu aja yang beda, di Jkt ga ada gunung sampah tiga meter.

Kita yang tergabung dalam dua bis AC yang corak luarnya luar biasa norak, rencananya pagi ini menuju Ragunan untuk bermain monyet-monyetan, tepatnya di Schmutzer. Asik euy ketemu banyak sodara. Tapi paling asik ketemu ma si Surili, si belahan hati. Uh, lutuna… kucuk-kucuk-kucuk…

Sejujurnya gua ngantuk banget sekarang. Niatnya mo nulis yang rada banyak dan serius dikit, tapi besok aja deh ya… Siapa tau besok udah ada poto yang kamu tunggu-tunggu, hahahaha 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s