Permainan Soliter

Hidup adalah seperti permainan kartu soliter: dijalani secara sendiri dan terdapat banyak sekali kemungkinan yang akan terjadi. Kita tidak pernah tahu kartu-kartu apa saja yang akan di simpan pada tumpukan paling atas dan dibuka pertama kali. Karena kita hanya melihat satu corak gambar ketika kita mengocok setumpuk kartu.

Tidak hanya karena kepintaran si soliter mengutak-atik posisi kartu, untuk mendapatkan sebuah kemenangan dibutuhkan pula komposisi yang bagus pada kartu-kartu yang terletak paling atas. Ini merupakan sistem yang teranalogikan pada hampir seluruh aspek kehidupan: terima dan jalankan.

Jika kehidupan adalah sebuah permainan soliter yang dilakukan secara berulang setiap kali matahari terbit, maka hari ini permainan berakhir sangat buruk. Entahlah apa yang membuat buruk permainan hari ini. Mungkin saja hari ini tangan si soliter kurang lincah mengkocok kartu. Atau mungkin juga terdapat mungkin-mungkin yang lain.

Jika ditakdirkan menjadi salah satu dari lima puluh dua kartu, dan aku boleh memilih peranku dalam permainan soliter setiap harinya, hari ini aku adalah As Wajik, yang bodoh dan lemah… Dan jika ditakdirkan menjadi seorang soliter, hari ini aku adalah seorang soliter yang kalah, yang pecundang…

ditulis pada tanggal 19 Mei 2006, 21.30 WIRR (Waktu Indonesia bagian Rumah Rima)

Advertisements

2 thoughts on “Permainan Soliter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s