I am Spartacus

“I am Spartacus…”

Asa pernah denger kata-kata ini, tapi di mana ya? Dan apa maksudnya?

Setelah nonton filmnya (Stanley Kubrick’s Spartacus — yang VCD-nya tergeletak di rumah, ga tau punya siapa), gua baru tau siapa si Spartacus yang dimaksud. Dialah seorang manusia berpikiran bebas namun terlahir sebagai budak, yang memimpikan dihentikannya perbudakan di dunia.

Saat menjalani pelatihan menjadi seorang gladiator secara paksa (untuk kemudian dijual dalam pertaruhan orang-orang kaya), Spartacus memberontak dan berhasil kabur. Lebih jauh lagi ia berhasil menarik budak-budak lainnya di seluruh penjuru kota untuk ikut merdeka bersamanya dan berjuang melawan pemerintah Romawi.

Kata-kata “I am Spartacus” keluar dari mulut para pengikut Spartacus yang melindunginya dari pencarian yang dilakukan oleh Crassus. Ketika semua orang mengatakan “I am Spartacus”, dilakukanlah eksekusi salib massal bagi para pemberontak yang kalah itu.

Spartacus tidak pernah merasakan mimpinya jadi kenyataan. Yang tersisa dari hidupnya adalah seonggok mayat pada papan salib, susunan DNA yang diwariskan pada putranya, dan semangat berjuang serta mimpi-mimpinya yang baru terlaksana dua ribu tahun kemudian.

Mungkin ga ya Spartacus tahu bahwa mimpinya kini sudah terwujud… Dua ribu tahun setelah ia mati dengan terhormat pada papan salib di sebelah ribuan papan salib lainnya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s