Serenade Kopi Maya

Kulantunkan serenade sore ini
Tunggal, di bawah jendela
Sesaat setelah hilangnya satu sungging senyum
dari bibir sang pelantun

Yang mencoba bersenang-senang
dalam perjalanan mayanya…
Berlari menuju kedai utopia
Memesan secangkir kopi kebahagiaan

Namun cangkir-cangkir kotor telah dikumpulkan
Onggokan ampas kopi telah disingkirkan
Dan kayu-kayu jendela kedai mulai disusun
Kedai sudah tutup

Aku terdiam, tak berkata-kata
Lalu aku kembali berlari
Mencari jalan pulang menuju dunia nyata
Menyelesaikan bait serenade yang tersisa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s