‘Secara gitu loh’

Heu…. makin banyak aja orang-orang yang ngucapin frasa ini. ‘Secara gitu loh….’ apa coba artinya? Secara harfiah, kata ‘secara’ emang ada artinya, yaitu menggambarkan keterangan atas sebuah proses, baik itu metode ataupun kriteria lainnya. Tapi ini juga meureun loh ya… gua kan bukan anak jurusan Bahasa Indonesia :p

Tapi ketika kamu menyimak seseorang berkata “Secara gitu loh, dia kan cantik” atau “Secara gituh…. itu kan emang punya dia”, apa yang ada dalam benak kamu?

Bagi yang terbiasa mendengarnya dan mengetahui penekanan dalam pengucapannya, mungkin dengan sendirinya bisa tahu dan menyimpulkan apa arti sebenarnya dari frasa aneh ini. Gua sendiri awalnya merasa aneh saat ngedenger penyiar-penyiar radio dan anak-anak di himpunan ngomong secara-secara. Tapi akhirnya terbiasa juga, dan malah gua jadi ketularan beginih…

Yang lebih aneh adalah ketika gua mendengar Torah dan Sigit intens banget ngomong secara-secara pas lagi main dotA di sel. Ngeliatnya teh meni asa ga sinkron gituh… Asa ga cocok sama dandanan mereka yang berantakan dan jarang mandi, hehe… Emang sih, untuk ngomong secara-secara ga ada patokannya orangnya harus begimana-begimana. Tapi tetep we kerasa aneh kalo mereka yang ngomong. Ternyata mereka dapet kata-kata itu dari si mami. Secara gitu loh….

Kalo Doncoy yang ngomong, kata ‘secara’ berubah jadi ‘secarik’. Ah, anak ini mah emang cacat verbal sejak lahir. Jauh amat melencengnya. Senasib sama di Geblek yang menyebut Schlumberger (baca: Slamberzey atau Slambersi) dengan Slamberger. Ih, malu-maluin anak sipil aja, masa baca begituan aja salah :p

Pas tadi malem makan Gelapnyawang, dengan semangat yang cukup aneh, gua dan anak-anak KMPA membahas arti dari frasa ini. Setelah melewati pengkajian yang cukup singkat, akhirnya kita menemukan homologinya yaitu “Ya iya lah, soalnya…” atau “Ya enggak lah, soalnya…”. He….? Penting ya membahas kaya beginian?

Di saat yang sama, si Rico belajar memahami bagaimana seharusnya kata ‘secara’ ditempatkan pada suatu kalimat. Pokonya dia keukeuh sumeukeuh harus bisa, katanya biar dibilang anak gaul. Halah… ini kan udah basi. Yang ngetren sekarang bukan ‘secara’, tapi ‘secarik’, wekekekekek… 😀

Advertisements

4 thoughts on “‘Secara gitu loh’

  1. waaaaaaahahahahahah..tau ga sih, pertama kali aku mendengar dan menggunakan istilah ‘secara’ itu dari Ijef, temen segeng jaman kuliah yang kebetulan penyiar 99ers. Istilah itu emang pertama ditularin sm penyiar2 99ers kan.. terus kita emang suka babancian, dan suka ngomong secara. Trus lama-lama virus secara menyebar ke seluruh Bandung bahkan ke luar Bandung. Indy Barends aja ngomongin. Dan sekarang, aku jadi gerah tiap denger kata itu dipakai, bahkan sama presenter TV. Beuh.. benar-benar tidak mendidik..JS Badudu pastilah marah besar.. secara beliau pakar Bahasa Indonesia.. wakakakakakakak…

  2. Omong-omong soal “secara”, saya telah melakukan penelitian bahasa pada kata tersebut. Kata secara yang bermakna “dengan cara” dirancukan dengan makna baru “soalnya (bentuk kasual kata penghubung sebab-akibat)” karena terdapat hubungan asosiatif antara kata dasar yang membentuk kedua kata tersebut; “soal” dan “cara”. Untuk lebih jelasnya, silakan kunjungi blog saya di http://perubahanmakna-katasecara.blogspot.com/ (bisa langsung masuk ke bagian “Pembahasan” untuk menghemat waktu baca “]).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s