Tabrakan Pai Stroberi

Gua masih syok…. setengah jam yang lalu angkot yang gua naikin tabrakan sama mobil sedan berplat B. Siyalnya gua duduk di bangku kanan persis di belakang sopir, jadi tulang bagian kanan gua jadi korban. Ga ada luka yang berarti seh, cuman jadi agak pegel aja tulangnya. Pai Stroberi buat Lerry juga jadi sedikit penyet…

Lokasi tabrakannya di tanjakan yang menikung (halah bahasanya ee banget). Ga tau siapa yang salah, karena emang lokasi itu rawan banget buat dilalulalangin sama mobil dua arah.

Awalnya gua pikir itu kesalahan mobil sedan berplat B, karena dari beungeut dan dandanannya aja udah keliatan kalo si pengemudi belum mandi, artinya ada kemungkinan dia ngantuk. Tapi kalo kata tukang ojek sih, si sopir angkotnya kayanya yang salah, soalnya dia emang sering bermasalah dalam hal itu.

Gua memutuskan untuk naik ojek, walopun gua harus membayar 5000 rupiah lebih mahal daripada nunggu angkot berikutnya yang lamanya naujubileh. ‘Daripada gua telat’ pikir gua….. lagian orang-orang pasti akan mengira gua membuat alasan ketika gua bilang ‘barusan gua tabrakan, jadinya telat’. Klise.

Pukul 07.00 kelas masih sepi. Kata stafnya si ibu yang biasa bawain infocus, mungkin kuliahnya baru mulai jam setengah 8. Huaaaa….. kenapa cuman gua sendiri yang ga tau….? Siyal.

Advertisements

6 thoughts on “Tabrakan Pai Stroberi

  1. Rime, tanggung euy ceritanya..seakan di truncate gitu..halah..truncate..siapa yang sodaraan ama Nadya Nang?ada juga Nadya yang ngaku sodara gw..kikikikikikk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s