Situ Lembang…. Euh, Dry Euy…


(‘Euh, dry euy…’ adalah trademarknya Sogi Indradhuaja di acara Gaban Oz FM setengah dekade lalu. Artinya adalah ‘Euh, garing euy….’)

Ini adalah sepenggal cerita tentang kulap proyek ekologi anak-anak 2004 di Situ Lembang. Materi kulap kali ini adalah sampling di darat dan perairan (bahasa gaulnya adalah terestrial dan akuatik). Kata Pa Gede, minimal seorang ekolog harus bisa sampling, baru bisa nyari duit.

Hari 1: Sabtu, 16 September 2006

Sebagai angkatan yang selalu ngaret dan paling ngaret di dunia, seharusnya hari ini anak-anak 2004 juga ngaret. Dan ternyata memang benar. Di waktu yang sudah ditentukan bagi mereka untuk kumpul di kampus—05.00 WIB—yang dateng hanya setengahnya. Chape deeeh…

Massa yang riweuh seketika terdiam ketika Teh Uni—setelah beberapa kali ngomong pake toa tapi ga didengerin—bilang “Kalo kalian ga dengerin Saya sekarang, siapa nanti yang akan kalian dengerin di lapangan?”. Mampus kalian…….. makanya dengerin.

* * *

Kendaraan yang dipake adalah tiga truk sapi plus satu mobil Trooper punya lab. Truk sapi gitu loh….. ke Situ Lembang pula…… so pasti heboh. Ampun dah.

* * *

Anak-anak didrop (halah… didrop) di Barak 2. Sebelahan sama Barak 1 dan Barak 3. Heueuh, nenek-nenek funky juga tau kalo abis angka 1 adalah 2 dan 3. Barak 1 dipake sama pasukan aneh nan cunihin yang dilatih oleh pelatih kopasus (tapi mereka bukan kopasus). Barak 3 dipake sama STT Telkom yang lagi ospek.

Konon, di salah satu barak di sini ada ‘menir’-nya loh. Yang mana ya? Yang ini bukan ya?

* * *

Abis beres-beres bentar, kita langsung caw lagi. Kasian betul anak-anak ini. Mereka kemudian didrop di hutan di arah Selatan Situ Lembang.

Gua ngasistenin kelompok 2, dan dapet plot 3. Ternyata plot ini adalah daerah tempat ilangnya carabiner KMPA secara misterius dua taun lalu. Anak-anak ini harus ngelakuin analisis vegetasi (anveg) beserta kroco-kroconya seperti estimasi biomassa cacing, faktor fiskim, pitfall, dan sampling tanah.

Tampang-tampang segar akan berubah menjadi tampang bete, dan suara canda yang riang akan berubah menjadi suara serius yang kesal. Ini akan terjadi kalo kamu ngelakuin yang namanya ‘anveg’. Saking sebelnya sama kegiatan ini, angkatan gua waktu kulap taun kemarin sampe bikin statement ‘kalo lagi anveg boleh marah-marah’. Freak.

* * *

Abis anveg, mereka makan siang, dan dilanjutin dengan identifikasi dan penyamaan spesies tiap kelompok. Ini nih yang lebih menyebalkan daripada anveg. Sebenernya ga sebegitu nyeremin sih kalo aja identifikasi dilakukan per kelompok, bukan sekelas yang isinya 90 orang. Yyyyuuu…

Udah gitu, kompilasi datanya manual lagi, hohoho… lengkaplah penderitaan mereka hari ini.

Lalu apa yang dilakukan oleh para asisten dan dosen plus bu dokter? Yap, benar…. bergosip.

* * *

Malam berjalan dengan cukup mencekam (ga juga ketang… hiperbola). Air raksa pada termometer makin malam makin turun sampe angka di bawah 10. Kalo lagi musim panas gini, suhu di malam hari akan lebih rendah daripada saat musim hujan. Katanya sih kemaren suhu minimum di sini nyampe 2 derajat Celcius. Ini hampir sama dinginnya dengan malam hari di Ranu Kumbolo, Semeru.

Pukul setengah delapan dilakukan diskusi di ruang rapat Kopasus. Begitu ngeliat ruangannya, kita pasti langsung inget sama film-film perjuangan di mana ada adegan rembug para pejuang di tengah malam: atap bilik yang rendah, meja kayu warna hijau, kursi panjang dan kursi lipat, pokonya mirip banget lah. Yang beda cuman lampunya aja, karena jaman dulu pejuang belum mampu beli lampu neon.

* * *

Hari 2: Minggu, 17 September 2006

Wow… pagi ini penuh kabut. Keren….

Di lapangan, anak-anak STT Telkom yang lagi diospek sedang senam ala ospek. Trus dengan ga ngerasa bersalahnya, kita malah nontonin mereka sebelum akhirnya Bu Endah bilang “Kasian, moso mereka lagi diospek kalian tontonin begitu?”. Sebagian nurut, sebagian ndablek dan malah sengaja moto mereka, ini dia fotonya, haha….

* * *

Kalo kemarin sampling terestrial, hari ini mereka sampling akuatik. Harusnya hari ini bakal jadi hari yang lebih simpel dari kemarin, tapi ternyata enggak. Danau yang menyusut menjadi 5% dari luas biasanya membuat pengambilan sampel hari ini sama melelahkannya dengan kemarin.

Seperti gua, mungkin kamu-kamu yang ga ngeliat langsung keadaan di sana saat itu, ga akan percaya bahwa (danau) Situ Lembang menyusut. Pengen liat? Nih pelototin…. Sekarang percaya kan?

Ternyata di dasar danau ini tumbuh rumput dan pohon-pohon yang udah mati. Kesannya dulu danau ini adalah hutan yang kemudian ditebang dan dijadikan danau. Dan ternyata memang benar. Kata Bu Endah, danau ini dulunya sungai, yang kemudian dikasih benteng supaya jadi danau. Oh…. begitu toh….

* * *

Citra asisten kembali tercoreng, ketika para praktikan mulai cemberut gara-gara kordinasi alat kurang berjalan dengan mulus. Ditambah lagi tiap asisten persepsinya beda-beda, kayanya ini gara-gara tadi malem briefingnya ga serius, kebanyakan becandanya.

Samplingnya lamaaaaa banget. Secara alatnya juga emang cuman dikit. Bayangin aja, Eckmann Grab cuman ada dua buat 17 kelompok yang kepencar-pencar, gimana ga lama tuh ngantrinya.

Trus kan kita berdiri di ‘dasar’ danau yang tanahnya lembek, jadinya akses ke air yang rada jernih tuh susyeh banget, harus bikin fondasi dulu pake ranting-ranting pohon. Ini pun hasil belajar dari para pemancing di sana.

* * *

Di sana gua ketemu sama Jupri dan 2 anak Sipil lain. Si Jupri jalan sambil nutup-nutup muka pake tangan, ceritanya mah becanda. Tapi karena gua ngga ngewaro, akhirnya dia nyerah ngebuka tangan di mukanya dan manggil gua. Sori Jup, suruh siapa lu nutup-nutup muka…. Ceritanya mereka lagi survey irigasi.

* * *

Dari danau kita beralih ke sungai. Dan kembali anak-anak harus nyemplung-nyemplung di air yang kotor. Hiyaks. Gua menemukan 7 bangkai ikan dan dua onggok tokai, dan gua berkata pada mereka bahwa gua menemukan tokai, dan ada yang percaya ada yang tidak, dan mereka tetap saja merendam kaki di air sungai, dan gua bilang ‘ya udah’.

* * *

Praktikan harus lagi-lagi mengurusi sampel sementara para asisten bersama dosen kembali bergosip. Kali ini gosipnya bukan tentang anak-anak 2003, tapi lebih ke arah cerita-cerita waktu Pa Gede dan Bu Endah diospek oleh Pa Nyoman dan Bu Totik di tempat ini. Can you imagine that? Hahaha…

* * *

Sore hari semua orang tersenyum kembali, karena ada sesi foto-foto. Dan yang lebih menyenangkan lagi adalah kita akan segera kembali ke Bandung, yessss….!

Di treuk gua berdiri sebelahan sama si Windra. Ampun dah, nih anak ga bisa diem banget. Dia menghiperboliskan ke-goal-geol-an yang dihasilkan oleh jalanan yang ancur dengan goal-geol pantat yang lebih harot sambil ngemodiv lagu Kapten jadi kaya ginih:
Goyang ke kanan….
Goyang ke kiri….
Semua teriak…..
Hoi… hoi… hoi… hoi…! (sambil locat-loncat, plis deh)

Saking harotnya, lensa kacamata itemnya jatoh satu. Dan kemudian dia menuduh muka Martin sebagai penyebab jatuhnya lensa kacamatanya. Dan Martin yang ada di treuk belakang ketawa-ketawa puas. Makanya Win, jadi orang jangan maceuh-maceuh teuing, jangan kebanyakan gaya…. jadi we begitu kejadiannya.

Saat matahari mulai tenggelam, akhirnya bocah ini tidur juga. Dunia kembali damai, at least selama beberapa menit sebelum akhirnya dia bangun lagi buat acting homo-homoan sama si Joseph. Hhhhh…. kenapa gua sial banget dapet tempat berdiri di antara mereka berdua?

* * *

Truk-truk sapi masuk ke kampus gajah duduk pada pukul 7 malam. Flu gua jadi tambah parah nih. Akhirnya dengan muka terbakar, dua tambahan jerawat di muka, dan suara yang berubah jadi seksi kata anak biologi tapi serem kata anak KMPA, gua pulang ke rumah. Yeeeee…..

* * *

Here it is the gallery


pagi-pagi, masih segar, bersama Luna


barak berjejer, sedikit spooky


Angga dan Kang Yaya (Yayangga) berakting sebagai pejuang yang sedang berdebat


Dua angsa lagi pacaran di Situ Lembang


Embun di dasar danau, keren…


Akademis vs fashion


Katak lucu nemu di plot


Ngengat cantik


Reuse: azas manfaat, bertahan selama 3 tahun


Ini kelompok 2, lucu-lucu ya….


Asisten ngerumpi saat praktikan sedang stress ditinggalkan di tengah hutan


Suasana di truk pas pulang


Ini foto bareng semua personel kulap

PS: buat yang mau donlot foto kulap, bisa ngambil di sini.

Advertisements

91 thoughts on “Situ Lembang…. Euh, Dry Euy…

  1. huwaaa.. situlembaaaang..rima!! kapan kita ke sanaahhh??? keburu puwasa nihh.. masa kan kita harus sahur disanah?? eh, tapi lucu juga tuh, Ma.. hihihiiya nih, boro-boro sempet posting, acara gosip rutin sama sandra aja kepotong-potong. argh!

  2. He..he..he..Ternyata situ lembang keren juga..Kapan-kapan gw camping di situ ah.. (*sebagai penikmat alam tentunya.. bukan pecinta alam -bercinta dgn alamkah?- :p)Di situ lembang ada Wi-Fi Hotspot ga? *nyolot mode _ON_* Sekalian ngetest wifi laptop baru.. he..he..he…Anyway.. met kenal. *kenalan dengan tough girl ITB euy..

  3. waduuh, kalo bahas ginian jangan di tempat komen orang dong, malu ma yang punya. secara, gw tahu lo juga pengen dikenalin ma yang namanya ma****ya biologi. nah minta aja ma rime dikenalin, gampang kan?

  4. Situ lembang, yang saya liat hiks…memprihatinkan sekali.. terakhir ke sana hampir tenggelam berenang untuk latihan SAR air, sekarang malah kering kerontang,ampe’ keliatan dasar danaunya… hiks..–irma eks KSR STT Telkom bdg

  5. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  6. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  7. The gene pool could use a little chlorine.

  8. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  9. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  10. Beam me aboard, Scotty….. Sure. Will a 2×10 do?

  11. Calvin, we will not have an anatomically correct snowman!

  12. The gene pool could use a little chlorine.

  13. Friends help you move. Real friends help you move bodies.

  14. Ever notice how fast Windows runs? Neither did I.

  15. 640K ought to be enough for anybody. – Bill Gates 81

  16. Suicidal twin kills sister by mistake!

  17. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  18. Give me ambiguity or give me something else.

  19. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  20. I don’t suffer from insanity. I enjoy every minute of it.

  21. The gene pool could use a little chlorine.

  22. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  23. 640K ought to be enough for anybody. – Bill Gates 81

  24. Save the whales, collect the whole set

  25. Friends help you move. Real friends help you move bodies.

  26. Calvin, we will not have an anatomically correct snowman!

  27. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  28. All generalizations are false, including this one.

  29. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  30. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

  31. I’m not a complete idiot, some parts are missing!

  32. C++ should have been called B

  33. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  34. Give me ambiguity or give me something else.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s