Sindangkerta: Antara TA, Surga, dan Narsisisme

Akhirnya… setalah menunggu selama 8 bulan lebih karena pengerjaan konsep, akhirnya hari ini gua kembali ke pantai ini. Horeeee….

* * *

14 September 2007

Perjalanan dimulai pukul 11.30 dengan start keberangkatan dari lab. Sebenernya rencananya sih berangkat jam 9. Gara-gara si Depe ngebatalin diri mau ikut tapi ga bilang2 nih, jadinya waktu kita terbuang percuma.. Secara kita jadi ngaret gara2 nungguin dia.

Pukul 15.00 gua dan Lerry tiba di terminal Tasikmalaya. Gua sempat tercengang, karena ternyata terminal di kota ini sangat bersih dan bagus. Lerry bilang terminal ini seperti bandara. Terminal di Bandung kalah deh pokonya :p

Ternyata bus menuju Cipatujah baru akan berangkat pukul 17.00… alamakjang…

* * *

15 September 2007

Pertempuran dimulai pagi siang ini. Secara pada tanggal ini zona intertidal masih tergenang oleh air pasang pada pagi hari, maka anveg dilakukan pada siang hari. Selama pengerjaan TA di site, kami dibantu oleh seorang petugas suaka margasatwa bernama Hendri, yang kami kira baru lulus SMA tapi ternyata umurnya udah 26, hihihihi…

Peralatan tempur

Jalan yang harus dilewati sejauh 2 km dari homestay menuju site

Ini nih yang namanya padang lamun… objek penelitian gua..

Ini plotnya…

* * *

16 September 2007

Agenda hari ini adalah ngelanjutin anveg kemarin dan latihan pengamatan penyu buat besok. Sebelum ke site, gua poto2 dulu si tukik-tukik lucu ini..

Ah ah ah… gua mau dipoto..

Tukik-tukik dan sandal jepit

Belajar ngamatin penyu

Sambil nunggu air surut, Hendri mengajak kami untuk berkeliling melihat jenis-jenis ikan hias yang ditangkap oleh nelayan dan dipejualbelikan secara lokal. Sayangnya ikan-ikan hias yang ada di tempat penampungan mati sejak kemarin gara2 mati listrik. Katanya ikan hias karang tuh ga tahan kalo ga pake aerator.

Ini dia ikan yang tersisa..

Ikan Gogot, salah satu jenis ikan di game Feeding Frenzy, hehehe.. 🙂

Terumbu karang dalam ember, siap dijual.. kasihan kali kau nak..

Abis jalan-jalan, kita kembali ke site. Sebelum memulai anveg lanjutan kemarin, kami main-main dulu di pantai.. Saat air surut kita bisa liat terumbu karang dengan jelas loh..

Seperti sawah

Waaaa… keren ya…

Siput laut sedang menyantap Ulva sp.

Waaa… Scorpion fish..!!!

* * *

17 September 2007

Hari ini agendanya pengamatan perilaku dan intensitas kemunculan penyu saat air pasang, abis itu pulang ke Bandung.. asik.. asik.. asik..

Paginya sebelum pengamatan, Hendri mengajak kami untuk ikut melepas tukik ke laut. Harusnya sih jadwal pelepasannya minggu depan, tapi berhubung minggu depan gua dan Lerry ga ke sini lagi, jadinya dilepasnya hari ini deh.. hehehehe…

Sang penyelamat penyu

Karapas Penyu hijau (Chelonia mydas)

Ini plastronnya..

Ayo.. ayo.. berbaris yang rapi ya anak-anak..

Ayo kejar ombaknya…!!! Selamat jalan Jack and Sally… 😦

Plang Suaka Margasatwa Sindangkerta

Siangnya, saat gua dan Lerry hendak menuju site, ternyata tempat penangkaran sedang dibersihkan. Gua dan Lerry kemudian mengendap-endap masuk ke dalam, dan menemukan mahkluk-makhluk ini…

Yang coklat adalah Penyu hijau normal dan yang putih albino.. katanya si penyu albino ini ga bisa hidup normal di laut, makanya setelah setahun lalu dilepas, dia kembali lagi ke darat dan ‘memilih’ untuk dipelihara manusia saja..

Tukik-tukik Penyu hijau yang imut-imut… Yo oloh lutuna..

Penyu sisik yang sedang murung

Abis dari curi-curi masuk tempat penangkaran, kami menuju site untuk mencatat perilaku dan intensitas kemunculan si penyu. Waktu yang paling tepat untuk melihat penyu adalah saat air sedang pasang secara maksimal. Dari satu tarikan ombak, kemunculan penyu bisa mencapai 25 kali.. wew.. fantastis…

Ini nih keadaan saat air pasang..

Setelah mencatat apa yang perlu dicatat, kami pulang ke Bandung. Dan berhubung ini adalah blog narsis, maka gua tutup postingan ini dengan foto ini, hahahahaha….

Karena narsis adalah nama tengah kami, ahahahahaha…. xD

*harap maklum lah…*


SAMPAI JUMPA…!!!!

* * *

Catatan perjalanan Bandung – Sindangkerta (siapa tau ada yang butuh)

11.12 – 11.30 Kampus – Terminal Cicaheum (Rp 3000,00)

12.45 – 15.00 Terminal Cicaheum – Terminal Tasikmalaya (Rp 15.000,00)

17.00 – 20.30 Terminal Tasikmalaya – Cipatujah / Sindangkerta (Rp 20.000,00) [hanya beroperasi pukul 07.30 dan 17.00]

Advertisements

98 thoughts on “Sindangkerta: Antara TA, Surga, dan Narsisisme

  1. Wah Rim…Nice experience…Semoga keindahan itu bisa betahan lama dan lebih banyak lagi bermunculan…anyway, gk banyak manusia yg dikasih kesempatan ketemu, mengagumi, dan mensyukuri saat bertemu keindahan alam sedemikian rupa…namun tampaknya, elu bukan termasuk diantara mereka…semoga…# tribas

  2. gue dulu melihara kura2 kecil lucu banget. gue tarok di kantor. kapok karena ilang. 😦 postingan ini bikin gue teringat lagi padanyah….rime, met lebaran ya. minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin.

  3. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  4. Change is inevitable, except from a vending machine.

  5. If ignorance is bliss, you must be orgasmic.

  6. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  7. A lot of people mistake a short memory for a clear conscience.

  8. All generalizations are false, including this one.

  9. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  10. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  11. Energizer Bunny Arrested! Charged with battery.

  12. actually, that’s brilliant. Thank you. I’m going to pass that on to a couple of people.

  13. Calvin, we will not have an anatomically correct snowman!

  14. Energizer Bunny Arrested! Charged with battery.

  15. A flashlight is a case for holding dead batteries.

  16. A flashlight is a case for holding dead batteries.

  17. What is a free gift ? Aren’t all gifts free?

  18. Friends help you move. Real friends help you move bodies.

  19. Beam me aboard, Scotty….. Sure. Will a 2×10 do?

  20. I’m not a complete idiot, some parts are missing!

  21. Calvin, we will not have an anatomically correct snowman!

  22. A flashlight is a case for holding dead batteries.

  23. Build a watch in 179 easy steps – by C. Forsberg.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s