Kritik? Sebut Dulu Nama Anda

Suatu hari saya pernah menulis suatu tulisan yang menuai cukup banyak kritik. Dan keesokan harinya saya menulis ini.

Lalu pada hari Jum’at 14 Maret 2008 pukul 15.54 WIB muncul sebuah komentar:

anak manja ITB, ga kuat di kritik, jangan masuk seni rupa, kenapa ga
ngambil tata boga aja, apa akuntansi aja bosss, baru digituin aja ud curhat sana
curhat sini, bersyukurlah kalo masuk ITB lewat jalur KHUSUS, berarti BONYOKlu
Tajir bosss

gw perupa muda yg ada di BDG yang anti kemapanan

Berikut adalah tanggapan saya:

1. Saya memang tidak kuat dikritik, tapi bukan anak manja.

2. Saya memang manusia yang tidak terlalu tahan dikritik. Lalu kenapa? Saya menulis ini memang untuk menunjukkan kelemahan saya. Apa anda merasa keberatan? Jika ya, tolong tulis apa yang ada beratkan.

3. Saya memang tidak masuk Seni Rupa karena saya tidak mampu. Kenapa? Jangan-jangan anda marah pada saya karena saya telah mengkritik kerabat anda yang secara blak-blakan menghina jurusan lain itu ya? Marah karena teman anda saya bilang berparadigma jongkok?

4. Saya tidak mengambil Tata Boga dan Akuntansi karena saya tidak suka. Lagipula tidak ada jaminan bahwa dengan tidak mengambil Tata Boga dan Akuntansi, seseorang menjadi kuat menerima kritik.

5. Curhat adalah hobi saya. Mungkin berbeda dengan anda yang tidak punya tempat curhat atau orang untuk dicurhati. Saya tidak tahu harus bersimpati atau berempati pada anda.

6. Saya masuk ITB karena SPMB, dan ayah-ibu saya bukan orang kaya.

7. Saya memang manja dan lembek, tapi setidaknya saya punya identitas yang selalu saya gunakan dalam berpendapat, termasuk saat mengkritik. Anda siapa? Mencaci-maki orang tanpa identitas. Tulislah identitas anda, minimal nama, tidak perlu alamat email atau blog jika anda malu. Saya nilai anda sebagai orang cupu. Anda tahu artinya cupu? Culun punya.

8. Saya menerima kritik dari anda. Apakah anda menerima juga kritikan dari saya? Jika anda malu, anda bisa memberi jawaban dengan mengirim email kepada saya. Alamat email dapat anda lihat di bagian kanan monitor anda.

9. Terima kasih telah memberi komentar yang sangat membangun.

Advertisements

12 thoughts on “Kritik? Sebut Dulu Nama Anda

  1. #imam: sebenernya saya udah ga pengen nulis yang serius-serius di blog ini.. tapi berhubung ada yang memancing, apa boleh buat.. -_-#yusni: gpp, gua penasaran pengen liat reaksinya.. biasanya orang kek gitu beraninya cuman lempar komen sembunyi identitas..#luthfi: ya udah kalo ga suka ga usah dibaca.. susah amat -_-

  2. ah elu, ky ga tau aja..yang ky gitu kan biasanya yang ga bisa masuk ke itb, trus nyasar di universitas antah-berantah, nyungsep & susah keluar..palingan juga…otak ga ada, duit ga ada.mati aja lol.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s