Owa Jawa dan Nostalgia Sancang

Kata Anil, bakal ada bule di Forum Hijau Bandung edisi Senin ini. Info itu membuat saya jadi pengen ikutan pertemuan FHB yang diselenggarakan 2 minggu sekali di hari Senin itu. Bukan “bule”-nya yang bikin saya pengen dateng (sori ya, saya ga sekampungan itu hehehe :p), tapi saya pengen dengar hasil penelitian dia yang katanya genrenya lingkungan. *Hahaha, genre… emangnya film?*

Tapi ternyata si bule (yang mungkin ganteng itu) ga dateng, sehingga porsinya dilimpahkan kepada teman perempuannya, yang juga seorang bule asal Amerika Serikat. Namanya Melissa Reisland, seorang mahasiswi University of Wisconsin, yang saat ini sedang menyelesaikan disertasinya tentang Owa Jawa (Hylobates moloch) di Cagar Alam Leuweung Sancang, Garut.

Wuuuuaaaaah… saya demen buanget nih… (bukan Melissanya ya, tapi Owa Jawa-nya… ekeu bukan lesbong kali… *pake gaya bencong*)

Melissa Reisland
Fariz, sang moderator yang merangkap penterjemah
Owa jawa betina bernama Amelia 🙂

Sayangnya Melissa ga banyak cerita tentang penelitiannya, tapi lebih banyak cerita tentang pengalamannya bertemu hewan ini dan itu. Dari hasil penelitian sementaranya, didapat bahwa populasi Owa Jawa di Cagar Alam Leuweung Sancang hanya sekitar 15 ekor! Faktor utama penyebab degradasi populasi ini adalah penebangan liar di dalam cagar alam. Sedangkan dari data hasil pengamatan perilaku, disimpulkan bahwa intensitas kegiatan manusia di dalam hutan telah mengubah perilaku Owa Jawa. Semakin banyak orang masuk ke dalam hutan dan bikin keributan, maka semakin jarang Owa Jawa makan dan melakukan traveling dari pohon ke pohon. Tentang apakah hal ini mempengaruhi populasi Owa Jawa atau tidak, dia tidak menjelaskan.

Sebenarnya sisa waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk bertanya ini-itu tentang Sancang dan Owa Jawa kepada Melissa. Tapi sayangnya hampir semua orang malah memberi pertanyaan OOT, seperti insenerator, produk daur ulang, dan lain-lain. Kasian si Melissa-nya… Walaupun dia orang Amerika, bukan berarti dia ngerti semua permasalahan lingkungan.

Sementara mereka ngasih pertanyaan yang aneh-aneh, dan si Melissanya pun memutar otak untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan aneh itu, pikiran saya melayang ke tahun 2005 silam. Itu adalah waktu di mana saya dan beberapa teman saya luntang-lantung main ke Sancang. Dulu rencananya lokasi ini akan dipakai untuk pelantikan ospek anak-anak angkatan 2004. Jadi rencananya setelah disiksa 14 hari di kota, mereka akan menikmati indahnya alam Sancang selama 3 hari. Tapi sayang sungguh sayang…. setelah semua persiapan dilakukan, tiba-tiba ospeknya dibekukan karena ada anak yang mengadu tanpa alasan jelas kepada mamanya yang juga merupakan dosen di ITB. Sia-sia sudah semua perjuangan tim survey…. 😦

Saat itu saya baru tingkat 2. Kayanya sekarang di ITB udah ga ada deh ospek-ospekan macam ini.

Sayangnya dulu teknologi belum secanggih sekarang, jadi saya ga sempat memback-up foto-fotonya. Saya hanya punya sedikit foto saat jadi tim survey.

Wildan, Arief, Angga, Rime, Novi, Rahma   

Resmi… kita kaya anak ilang

Dudul… malah membelakangi cahaya :p

Walaupun menghadap cahaya, yang mukanya keliatan cuma Rahma, karena kulit kita pada gosong 🙂

Ya ampun… cupu-cupu banget ya…. Saya jadi pengen ke Sancang lagi.. Siapa tau saya bisa ketemu Amelia, Tono, Tini, dan Udin 😀

Advertisements

14 thoughts on “Owa Jawa dan Nostalgia Sancang

  1. sancang tuh daerah mana ?
    Bandung juga???
    hmmm kpn2 bikin review ttg tempat ini dong, bulan depan mungkin mau k bandung soale 😀

    “karena ada anak yang mengadu tanpa alasan jelas kepada mamanya yang juga merupakan dosen di ITB.” –> Ah tu anak banci banget sih… suruh ke laut aje tuhhh

    • Ini nama hutan yang katanya cukup keramat di Garut. Di Bandung udah hampir ga ada hutan. Nanti saya akan bikin sedikit review tentang hutan di Bandung deh 🙂

  2. wah udin sudah is dead teh… udah hilang sejak november lalu. tapi sekarang sudah ada gantinya, yaitu “wana” anaknya Ann, adiknya Cika, baru 3 minggu umurnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s