Santika Bogor Hotel: Green, But So Terrorism Paranoia

Pengen cerita pengalaman unik setahun lalu ah… Mungkin menurut temen-temen ini ga unik-unik amat, tapi bagi saya, disangka sebagai “teroris” di hotel berbintang 4 adalah sesuatu yang mmmm… bisa dikatakan ga wajar.

Saya lupa tepatnya, tapi sekitar bulan Desember tahun lalu, saya dan beberapa rekan kerja saya menginap di Hotel Santika Bogor. Hotel ini pasti ga asing lagi di telinga dan mata anak gaul kota Bogor, karena letaknya di pusat kota, dan bersebelahan dengan Botani Square Mall Bogor. Ga perlu diceritain lah ya ngapa-ngapainnya, intinya kami punya kegiatan di sana selama satu minggu.

Saya dan teman-teman merasa cukup nyaman menginap di sini, terlebih lagi, hotel ini sudah menerapkan beberapa prinsip zero waste. Misalnya tidak menyediakan tisu di meja makan, tapi menggantinya dengan serbet, dan juga tidak mengemas makanan ringan dengan kertas atau plastik, tapi menggantinya dengan piring kaca kecil. Begini nih penampakannya:

Nira sedang makan spaghetti, liat dong di depannya ada serbet, bukan tisu ๐Ÿ™‚

Ini dia kue pie tanpa alas kertas.

Tapi ternyata di balik nilai unggul “green”-nya, ternyata hotel ini cukup membuat saya mengernyitkan dahi melalui 2 kejadian aneh yang kami alami.

Kejadian pertama, setelahย office boy membantu membawakan tas dan koper ke kamar salah seorang dari kami, seperti halnya office boy pada umumnya, sambil menunggu tip, biasanya mereka berkata “Masih ada lagi yang bisa saya bantu?”. Nah, ajaibnya, office boy di sini canggih banget. Dia ย bilang gini “Kalau bapak butuh bantuan, misalnya pengadaaan senjata, atau lain-lain, bapak bisa menghubungi kami.”

What….????!!! Kamu pikir kita ini apaan, sampe harus pesen-pesen senjata sama office boy di hotel? Tapi kami ga ambil pusing. Mungkin orang ini lagi pengen becanda… atau mungkin ini adalah salah satu keunikan yang ditawarkan hotel ini: penuh rasa humor. Lucu sih, tapi aneh.

Nah, kejadian kedua yang lebih aneh lagi. Saya dan teman saya, si Anil Kudanil, punya kebiasaan yang cukup ga wajar. Jika kami jadi roommate, kami bersepakat untuk memasang tanda “do not disturb” di depan pintu. Tenang, saya tidak sedang berbulan madu dengan si Anil, tapi ini kami lakukan semata-mata supaya segala unak-anik di kamar kami ga usah diganti, misalnya sprei, peralatan mandi, handuk, dll. Tujuannya adalah supaya kami ga berkontribusi terhadap semakin banyak limbah yang dihasilkan dari proses pencucian. Kami ga keberatan kok ย ga ganti sprei atau handuk selama seminggu. Kami juga bawa peralatan mandi sendiri, jadi ga perlu reload sabun dan sampo di kamar mandi . Yah, antara “ramah lingkungan” dan “jorok” lah, beda tipis itu, hahaha… :mrgreen:

Nah, di hari terakhir kami di sana, saat kami mau sarapan pagi, seseorang menghampiri kami. Dan dia adalah manajer dapur atau apaaaaaaa lah gitu, pokoknya pake baju resmi jas + dasi khas pejabat-pejabat hotel deh. “Mbak Anil yang menginap di kamar nomor X ya?”

“Ya, ada apa ya?”, jawab Anil.

“Kata office boy kami, sudah 6 hari ibu ga mau kamar ibu dibersihkan ya?”

“Ya, memang benar.”

“Oh, baiklah. Kami perlu mengkonfirmasi ibu, karena kami khawatir terjadi apa-apa. Siapa tahu ibu merakit bom di dalam kamar, hehehe…”, sambil ketawa ga penting.

Kami cuma tersenyum, sambil mikir keras, kira-kira apa sih maksud orang ini. Ngapain manajer dapur nanya-nanya hal beginian? Kenapa juga sejak 6 hari lalu mereka menghubung-hubungkan kami dengan senjata dan bom?

Sampe sekarang saya masih penasaran. Jika ini adalah sesuatu yang mereka maksud dengan rasa humor, maka menurut saya selera humor mereka sangat rendah dan sangat annoying.

Dan citra keren hotel ini karena ke-green-annya hilang seketika karena keanehannya. Hahaha, hotel yang aneh… *pake gaya ngomong Tora Sudiro*

Advertisements

21 thoughts on “Santika Bogor Hotel: Green, But So Terrorism Paranoia

  1. wah agree .. itu sih terlalu paranoid jadinya agak creepy juga. mungkin sebenarnya mereka mau kejadian kali ya, jangan-jangan pegawai hotelnya udah pada kelatih jadi mau pamer keahlian semacam SWAT hhohho *ngarang*
    hebat ya Mbak cinta lingkungan banget, saya belum bisa *malu*

  2. Pengennya ramah lingkungan (atau jorok) malah disangka merakit bom. wakakakakakak

    >>>Nitip pesan buat semua:
    Saya ada tantangan buat para blogger Indonesia, ki. Yang siap bisa langsung ceck TKP di blog saya.

  3. Hehehe…

    unik dan aneh Hotel nya (terutama si OB ).
    apakah itu cuma sekdar “kata sandi” doank yang dipakai si OB ? biar para pengunjung hotle punya pengalaman yangg gak terlupakan.

  4. Mungkin itu hanya kata pengganti aja,biar ga seragam dengan hotel lain,
    buktinya yang pada datang setahun lalu, kenangannya masih seger ๐Ÿ˜€

  5. Wow… saya takjub… masih gak percaya ini terjadi beneran… ๐Ÿ˜ฏ
    Wow…. kok bisa ya??
    Kalo ayah saya mengalami gitu… wah, udah dihajar tuh yang ngomong….

  6. Wah hotel itu toh (kebetulan tinggal di Bogor juga saya) :p
    Jiahaha, dasar tuh, bener2 parno banget. Kayaknya gak harus segitunya deh tuh hotel. Hueleh2 -__-

  7. Kenapa gak complain langsung ke GM, menurutku candaanya gak lucu dan pantes banget.
    Padahal management Santika lumayan bagus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s