Drawing Day #17 “My Favorite Superhero”

Berpacu dengan waktu sepulang sekolah, berharap masih bisa menonton serial kesayangan di televisi. Kira-kira begitulah nasib anak SD yang tumbuh pada dekade ’90-an yang terpaksa harus pulang sekolah pada sore hari. Bahkan kadang saya bisa sampe marah-marah sendiri kalau ada temen semobil jemputan yang lama banget keluar dari kelasnya, semua itu demi Kotaro Minami.

Ya, tayangan televisi sore hari favorit saya kala itu adalah Kastria Baja Hitam, dengan lakon utama Kotaro Minami.

Ksatria Baja Hitam

Jujur, saya dulu tergila-gila dengan Kotaro Minami. Namun sekarang, belasan tahun kemudian, ketergila-gilaan itu berubah menjadi rasa mual. Mungkin inilah yang membuat masa kanak-kanak menjadi masa yang paling indah, kita bisa menyukai apa saja tanpa memberikan penilaian yang serius. Kalau suka ya suka aja, ga ada penjelasannya. 🙂

Dari segi alur cerita sih bisa dibilang serial ini ga kreatif. Setipe lah sama Power Ranger dan serial superhero lainnya: ada geng yang jahat ngedrop monster di Bumi untuk mengacau, tapi kemudian dibasmi oleh superhero dengan bantuan pedang sakti mandra guna. Terus besoknya monsternya beda lagi, dan begitu seterusnya. Benar-benar monoton dan mudah ditebak. Tapi di mata saya, serial ini berbeda dari serial-serial superhero lainnya, karena di setiap episodenya pasti ada pesan moral atau poin belajarnya untuk anak-anak.

Saya sudah lupa sih apa-apa saja pesan moral dan poin belajarnya, tapi ada satu episode yang masih saya ingat, yaitu episode moster kaktus.

Saat itu Kotaro menyiram kaktus milik Reiko (pacar Kotaro — kalau ga salah) dengan air dalam jumlah banyak. Lalu Reiko berujar, “Jangan siram terlalu banyak air, nanti kaktusnya mati.” Pada akhir episode, kata-kata Reiko inilah yang akhirnya menginspirasi Kotaro untuk mengalahkan monster kaktus dengan menjatuhkannya ke sungai.

Untuk anak-anak, menurut saya ini adalah media belajar yang baik. Walaupun sekedar belajar “kaktus ga bisa hidup kalau kebanyakan air”, tapi yang penting ada poin belajarnya. :mrgreen:

Kastria Baja Hitam kini telah berevolusi menjadi varian-varian yang jumlahnya cukup banyak. Sayang sekali, seiring kedewasaan, saya mulai meninggalkan serial ini. Varian terakhir yang saya tonton adalah Ksatria Baja Hitam RX Bio. Ah, jadi pengen nonton lagi, terus ngelanjutin sampe tamat. 😀

Advertisements

4 thoughts on “Drawing Day #17 “My Favorite Superhero”

  1. “Namun sekarang, belasan tahun kemudian, ketergila-gilaan itu berubah menjadi rasa mual. ” –> ketergila2an pada sesuatu atau pada KBH? :p gw jg dulu suka banget nonton KBH, sampe nongkrongin tv demi liat Kotaro Minami (tp tetep ngecengnya mah, abangnya Kotaro Minami ;)) )

    Tapi dari dulu gw lebih suka Power Ranger (dasar sukanya yg kaukasia dari dulu, ketimbang yang asia buwahakhakhak), soalnya ganteng2 :p dan warnanya lebih cerah. Klo KBH suka gelap2 gimanaaaa gitu ;))

    • ketergila-gilaan sama Kotaro Minami, muth 🙂

      saya juga suka Power Ranger, tapi entah kenapa lebih suka sama KBH… mungkin faktor Kotaro Minami-nya itu, heuheu :p

  2. favorit ampe tua nih kk,,

    terakhir..yg meranin kotaro minami masih ikutan main serial Kamen Rider, cuman udah ketara bener kerutannya,,,

    paling asik dari KBh sih pas lagi berubahnya…..”berubah !”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s